Fashionista dengan Anggaran Terbatas

Fashionista dengan Anggaran Terbatas

Fashionista dengan Anggaran Terbatas : Saya selalu mengatakan menjadi ikon mode tidak selalu berarti berbelanja merek kelas atas. Ini semua tentang kapan Anda berbelanja, di mana Anda berbelanja, dan bagaimana Anda memamerkannya.

Ketika saya berjalan-jalan di Auckland, Sydney atau Toronto, saya melihat tren yang sama. Saya melihat wanita modis namun berpakaian sangat mirip. Masuknya pakaian murah dari negara-negara seperti Cina, Vietnam, Kamboja atau Bangladesh tentu membuat fashion sehari-hari dapat diakses. Maklon Minuman Namun, masalahnya adalah dengan apa yang tersedia di pasar. Toko murah apa pun yang dikunjungi, kainnya terlihat terlalu mirip. Seolah-olah seseorang mengambil label dari satu merek dan menempelkan label ke merek lain.

Belum lagi, penggunaan produk rajutan dan poliester yang berlebihan di hampir semua hal yang Anda temukan (kecuali celana). Tampaknya dunia kehabisan bahan pakaian. Tentu saja bahan-bahan tersebut nyaman dipakai dan lebih mudah perawatannya. Namun, jika Anda ingin menjadi individu dan “fashionista”, Anda mungkin perlu mulai mencampur dan mencocokkan.

Dilema ketiga adalah toko butik yang mahal. Bagi banyak dari kita, butik fashion terlalu mahal dan tidak dapat diakses dengan mudah. Mereka mewah, dan terkadang tidak berhubungan dengan tren dan kebutuhan mode arus utama. Sulit untuk menemukan butik yang tidak akan mengambil sebagian besar dari gaji Anda.

Jadi apa yang bisa dilakukan seseorang untuk menjadi fashionista dengan anggaran terbatas?

  • Cobalah toko antik/toko op: Anda akan terkejut dengan apa yang dapat Anda temukan dengan $2.
  • Cobalah toko online : Ada beberapa toko online yang sangat bagus di luar sana. Jauh lebih murah untuk memelihara toko online daripada butik di kawasan kota yang mahal.
  • Cobalah bahan yang berbeda : Jangan hanya menempel pada segala sesuatu yang terbuat dari rajutan atau poliester. Dan bahkan jika Anda memadukannya dengan kemeja sutra atau rok sifon.
  • Jadilah seorang individu: Menjadi seorang fashionista adalah tentang menjadi diri Anda sendiri sambil mengikuti tren. Anda masih dapat membeli dari toko rantai tersebut tetapi membeli item individual untuk melengkapi gaya dan kepribadian Anda
  • Gunakan Media Sosial: Cobalah dan gunakan media sosial untuk melihat tren yang muncul. Secara otomatis akan mengurangi pengeluaran untuk membeli majalah mahal. Alih-alih mengikuti majalah di twitter.
  • Memiliki kehadiran online: Mengapa Anda tidak mulai menulis blog Anda, atau membuat Look Book Profile. Bagaimanapun, seorang fashionista bukan tanpa pengikutnya.

Fahad Sher Hussain, adalah mantan model dan direktur pelaksana SHER SHOP. Sher SHOP adalah butik online yang mengkhususkan diri dalam pakaian yang dibuat khusus untuk pria dan wanita.

Gaya berpakaian